Biar saya klarifikasi terlebih dahulu, kenapa judul tulisan saya kali ini “Menulislah dan Teruslah Menulis”? Hal ini bukan berarti menunjukkan bahwa saya seorang yang mahir dalam bidang tulis menulis. Karna saya juga bukanlah seorang penulis yang produktif, dan belum pernah menerbitkan buku. Tulisan-tulisan saya juga belum pernah diterbitkan di koran-koran nasional maupun lokal kecuali pada majalah kampus dan catatan pribadi di facebook. Namun apa yang akan saya tulis ini, hanyalah sebuah upaya untuk memotivasi diri saya dan sobat-sobat sekalian yang masih enggan dan berat untuk mulai menulis, agar mau mulai menulis.
Bagi sebagian orang, menulis mungkin sebuah aktifitas
yang sangat berat, aneh atau bahkan mustahil. Dengan berbagai alasan mulai dari
apa adanya, dibuat-buat sampai ada apanya orang-orang yang merasakan aktifitas
menulis itu adalah sesuatu yang sangat berat berusaha menolak atau menghindar
ketika ditawari, atau diminta untuk menulis. Sebagian besar mereka yang menolak
dan merasa berat dalam aktifitas tulis menulis memakai alasan bahwa mereka
tidak memiliki bakat untuk menjadi seorang penulis. Adapun bagi sebagian
lainnya, menulis dianggap sebuah aktifitas yang menyenangkan, dan mudah untuk
dikerjakan. Bagi kelompok kedua ini, menulis adalah sesuatu yang menyenangkan,
dan sangat mudah untuk dilakukan, kapanpun dan dimanapun. Ada, tiga pertanyaan
yang akan coba saya jawab di sini. Benarkah bahwa menulis itu perlu sebuah
bakat khusus? Menulis itu Gampang atau Sulit ? Apa rahasia para penulis hebat ?














